Waktu Dalam Islam

Artikel terkait : Waktu Dalam Islam

Waktu Dalam Islam

Kamu adalah kumpulan jam.
Begitu satu jam berlalu, berlalu pula sebagian dari dirimu

Waktu adalah nikmat dari Allah. Nikmat yang banyak dari kita terlena di dalamnya. Karena ia tak mewujud. Seolah adalah sesuatu yang memang tak ada.

Allah bersumpah atas nama waktu dalam surat Al-ashr. Demi waktu. Sungguh manusia benar-benar berada dalam kerugian. Dari 2 ayat ini ada hikmah yang bisa kita ambil. Satu, kenyataan bahwa Allah bersumpah atas nama waktu menunjukkan bahwa waktu itu adalah sesuatu yang besar. Salah satu ciptaan-Nya yang besar dalam kehidupan manusia. 

Dua, manusia dalam kerugian. Setelah diawali sumpah dan dibaringi dua kata penguatan, inna (sungguh) la (benar-benar). Maka ini adalah masalah yang serius. Sebuah kenyataan, bahwa kita dalam kerugian.

Dan soal waktu. Tidak ada satu orang pun yang lepas dari waktu. Tak peduli orang kaya atau miskin, Orang pintar atau bodoh. Semua memiliki waktu yang sama. 

Acuan terbaik dalam penggunaan waktu ada dalam Al-Quran, dalam surat al-insyirah, 'Maka bila kamu telah selesai melaksanakan 1 urusan. Segera selesaikan urusan yang lain. Dan kepada Tuhan mu lah hendaknya kamu berharap'

Ini adalah ajaran penting. Pelajaran manajemen dari Allah. Setiap waktu itu punya sifat yang berbeda, malam berbeda dengan siang. Allah menjadikan malam sebagai selimut dan siang sebagai medan berkarya dan bermuamalah.

Waktu merupakan salah satu asset terbesar dalam hidup manusia. Siapa yang menghargainya, ia akan mendapat yang terbaik dalam kehidupan.

Setelah selesai 1 urusan, Segera selesaikan urusan yang lain.

Artikel Baitul Maal Ahmad Dahlan Lainnya :

0 comments:

Post a comment

Copyright © 2017 Baitul Maal Ahmad Dahlan - All Right Reserved | Edited By AAN