inspiratif: Mereka Yang Tetap Produktif Di masa Pandemi

Artikel terkait : inspiratif: Mereka Yang Tetap Produktif Di masa Pandemi


OLEH: ADMIN BLOG
Tiara dwi wulandari: Tetap mengejar cita-cita di tengah pandemi

Pandemi CORONA Virus Disease 2019 (COVID-19) membawa dampak yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik mereka yang berada di garda depan maupun masyarakat pada umumnya. Terhitung sejak akhir bulan Maret 2020 lalu, berbagai instansi memberlakukan kebijakan Work from Home (WfH) maupun School from Home (SfH). Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat. Salah satu yang ikut menjalani SfH ini adalah Tiara Dwi Wulandari. Alumni LPQ AdDasuki yang kini beraktifitas sebagai Staf Tenaga Pendidik di LPQ Addasuki pemuda Muhammadiyah Cawas, sekaligus saat pandemi ini lulus SMA dan melanjutkan kuliah dengan metode daring, bercerita bagaimana bertahan agar tetap produktif dan kreatif selama WfH. Berikut adalah sedikit sharing dan tips langsung dari Tiara Dwi Wulandari:

A.   Pengalaman sebagai mahasiswa

Bagi sebagian orang bertahan dalam kondisi pandemi mungkin cukup sulit, begitupun dengan saya. Ya, saat ini saya berada di bangku kuliah semester 3 Prodi Pendidikan IPA, Jurusan IPA Terpadu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang. Sebagai mahasiswa hal ini menjadi tantangan besar karena harus berhadapan dengan tugas kuliah yang tidak sedikit ditengah keterbatasan yang ada. Susah sinyal, tidak paham dengan materi kuliah, dan masih banyak lagi. Namun, itu semua tidak bisa menjadi alasan untuk menyerah begitu saja. Justru keadaan ini menjadi cambuk semangat bagi saya untuk terus melangkah, menyelesaikannya satu persatu, demi mencapai keberhasilan. Semuanya dikerjakan dengan semaksimal mungkin agar memperoleh hasil terbaik. Memang terkadang lelah dengan keadaan, tapi ini sudah ditetapkan dan mau tidak mau, siap tidak siap semua harus menjalaninya. Menurut saya selalu berprasangka baik adalah kunci ketenangan hati. Disamping melaksanakan kewajiban menuntut ilmu, mendekatkan diri kepada Allah adalah pilihan yang tepat. Senantiasa berdoa agar selalu dikuatkan, dijaga dan dijauhkan dari segala rintangan, serta dilindungi dari wabah.

Saya percaya disetiap kesulitan pasti ada kemudahan dan begitulah adanya. Meskipun dikepung dengan keterbatasan selama 2 semester ini, alhamdulillah semuanya dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Saya dapat mempertahankan IPK tetap cumlaude. Saya juga diberi kesempatan menang dalam LESAN (Lomba Esai Nasional Sains Quran) sebagai Juara Harapan 1 dan MTQ UNNES Cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Quran sebagai Juara 1. Pada semester 3 ini saya diberi kesempatan mengikuti program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di Universitas Negeri Jember untuk beberapa mata kuliah. Alhamdulillah, dari sini saya banyak mengambil hikmah bahwa Allah tidak pernah melupakan hamba-Nya selagi hamba tersebut tetap berharap kepada-Nya. Lantunan syukur tak terhenti untuk setiap nikmat yang Allah berikan. Semoga dari sedikit pengalaman saya ini dapat menginspirasi dan memotivasi teman-teman semua. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memudahkan kita. Aamiin.

B.   Tips tetap berkarya dan berprestasi di masa pandemi

1.      Tetap tenang dan berpikir positif.

2.    Selalu menulis target setiap hari (Ini penting dilakukan agar setiap hari kita tetap produktif dan berkembang menjadi lebih baik. Jangan terbelenggu dengan keadaan, tetap kembangkan potensi diri semaksimal mungkin)

3.    Belajar dari sumber manapun, kapanpun, dan dimanapun.  Manfaatkan media sosial dan platform pembelajaran yang ada.

4.        Selalu mengevaluasi diri setiap hari.

5.        Selalu mendekat kepada Allah.

 


Mardiyat: Ikhtiar dan tetap shalat malam, tetap shalat dhuha, tetap infak     

Pandemi CORONA Virus Disease 2019 (COVID-19), Bagaimana perubahan yang dihadapi para pedagang kecil di pasar tentu juga dirasakan oleh bapak Mardiyat, Pedagang ayam goreng di pasar Cawas (dan juga salah satu donatur bedug maal). Dari yang semula normal sekarang kalau berjualan new normal (minimal menggunakan masker sebagai ikhtiar memutus rantai virus korona). Apa yang unik dari pedagang KFC ini adalah bahwa jualannya tetap stabil dan bahkan cenderung meningkat (meskipun begitu tetap berdampak). Bapak empat anak ini selalu berangkat dengan mengayuh gerobaknya saat matahari sudah terasa hangat dan pulang sebelum dzuhur (sekitar jam 10). Dan dalam perjalanan keberangkatannya ke pasar itu, hampir selalu dicegat para pelanggannya untuk membeli ayam gorengnya. Berikut adalah tips dari pak Mardiyat.

Dalam

1.      Shalat tahajud 1/3 malam

2.      Shalat dhuha 

3.      Sedekah (10%)

Luar

1.      Pelayanan yang baik

2.      Jaga kualitas

3.      Terbuka terhadap saran/ kritik perbaikan

4.      Ulet, yakin pasti bahwa bersama kesulitan ada kemudahan.

5.      Berhutang mengukur kemampuan

6.      Berhutang untuk asset bukan untuk makan harian

7.      Sering berdzikir (istighfar, tasbih, tahmid dan takbir)

8.      Yakin pada rezeki masing-masing, tidak khawatir persaingan.

 

Artikel Baitul Maal Ahmad Dahlan Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2017 Baitul Maal Ahmad Dahlan - All Right Reserved | Edited By AAN